Perbedaan Antara Pamflet dan Brosur
Mengenal perbedaan antara pamflet dan brosur berdasarkan tujuan penggunaanya serta jenis bahan yang digunakannya. Secara umum, brosur digunakan untuk kebutuhan komersial seperti promosi produk atau jasa, sedangkan pamflet biasa dimanfaatkan untuk kepentingan non-komersial. Masyarakat secara umum tidak membeda-bedakan istilah penyebutan tersebut.
Berdasarkan Tujuan Penggunaannya
Perbedaan pamflet dan brosur yang paling utama adalah dilihat dari tujuan penggunaannya, dimana tujuan utama pembuatan brosur adalah untuk kegiatan bisnis seperti penawaran produk atau layanan jasa perusahaan dan menginformasikan deskripsi lengkap tentang penawaran tersebut.
Perusahaan umumnya menggunakan brosur untuk mengiklankan dan menjual produk atau jasa mereka dan membuat target audiens menjadi tahu tentang promo atau diskon terbaru mereka. Brosur juga digunakan untuk memberikan informasi tentang apa bisnis yang dijalankan perusahaan tersebut, dan layanan apa yang dapat mereka lakukan untuk pelanggan mereka
Pamflet digunakan untuk mengiklankan atau memberikan informasi tentang satu subyek atau topik. Beberapa pamflet digunakan untuk mengumumkan beberapa acara sosial atau memberikan informasi sehingga orang-orang dapat mengetahui tentang adanya kegiatan atau acara.
Tujuan utama pamflet adalah untuk menginformasikan, memberi edukasi, bukan untuk menjual atau promosi produk dan jasa, sementara brosur lebih difokuskan untuk menjual produk dan jasa.
Berdasarkan Ukuran
Brosur memiliki ukuran yang lebih besar dan memiliki empat hingga delapan panel. Brosur lipat dua memiliki ukuran 11″ × 17″ dan brosur trifold memiliki ukuran 8,5 ″ × 11″ atau 8,5″ × 14″.
Atau untuk mudahnya biasanya untuk brosur bifold menggunakan kertas A4 yang dilipat 2 sementara untuk trifold umumnya kertas A4 akan dilipat 3 sama rata sehingga bisa terlipat dan tertutup secara sempurna.
Karena ukurannya yang besar itulah sehingga memungkinkan lebih banyak ruang konten karena perlu memberikan rincian lengkap tentang perusahaan dan produk atau layanan.
Pamflet biasanya lebih kecil dari brosur karena tujuan utamanya adalah untuk menarik perhatian pembaca dan memudahkan mereka membawanya. Teksnya cukup kecil tetapi tidak terlalu kecil sehingga masih mudah dibaca dengan jelas.
Berdasarkan Kertas
Brosur biasanya didesain dan terlihat lebih menarik dibandingkan pamflet, menggunakan laminasi glossy atau doff, dan hal-hal terkait desain lainnya yang dapat menarik pembaca. Kertas brosur menggunakan fancy paper seperti art paper dan matte paper, atau ada juga yang menggunakan kertas tebal yang disebut art carton.
Pamflet tidak membutuhkan desain yang mewah atau menarik, karena memang isinya hanya berupa informasi, dan bahkan banyak pamflet yang dicetak pada kertas HVS biasa dan tidak menggunakan fancy paper seperti art atau matte paper.
Berdasarkan Harga
Brosur lebih mahal daripada pamflet. Karena menggunakan kertas mengkilap, dicetak dengan biaya lebih tinggi. Hal lain yang membuat brosur mahal adalah penggunaan gambar dan desain berkualitas tinggi. Pamflet lebih murah daripada brosur. Ini dicetak dengan biaya lebih murah karena kertas biasa digunakan untuk mencetak.
Kesimpulan
Pamflet dan brosur merupakan alat penyebaran informasi yang memiliki tujuan berbeda, di mana brosur lebih kepada kepentingan penjualan produk dan jasa, sementara pamflet lebih kepada kegiatan selain komersial.
Jadi keduanya sebenarnya berbeda apabila dilihat dari hal tersebut, namun terkadang banyak juga pamflet yang didesain secara apik layaknya brosur, dan terkadang banyak juga brosur yang dibuat secara sederhana menggunakan HVS layaknya pamflet dikarenakan keterbatasan anggaran.

